Reaksi redoks secara luas digunakan dalam analisa titrimetri baik untuk zat anorganik maupun organik.

Reaksi oksidasi reduksi atau reaksi redoks adalah reaksi yang melibatkan penangkapan dan pelepasan elektron

 

Reaksi redoks dapat diikuti dengan perubahan potensial, sehingga reaksi redoks dapat menggunakan perubahan potensial untuk mengamati titik akhir satu titrasi. Selain itu cara sederhana juga dapat dilakukan dengan menggunakan indikator.
Berdasarkan jenis oksidator atau reduktor yang dipergunakan dalam titrasi redoks, maka dikenal beberapa jenis titrimetri redoks seperti iodometri, iodimetri dan permanganometri.

Dalam penentuan titik akhir titrasi pada titrasi redoks digunakan indikator, dimana indikator ini memberikan perubahan warna yang berbeda pada saat terjadi oksidasi dan reduksi.

Indikator-indikator yang digunakan dalam titrasi redoks adalah sebagai berikut:
• Auto Indikator ( warna dari pereaksinya sendiri)
Apabila pereaksinya sudah mempunyai warna yang kuat, kemudian warna tersebut hilang atau berubah bila direaksikan dengan zat lain maka pereaksi tersebut dapat bertindak sebagai indikator.

1) KMnO4 berwarna ungu dila direduksi berubah menjadi ion Mn2+ yang tidak berwarna.
2) Larutan I2 yang berwarna kuning coklat, titik akhir dapat diketahui dari awal terbentuknya atau hilanhnya warna kuning, perubahan warna ini dipertajam dengan : larutan amilum atau kloroform atau karbon tetraklorida :
1.  I2 dengan amilum berwarna biru. Amilum terdiri dari amilosa dan amipektin, amilosa dengan I2 berwarna biru sedangkan amilopektin dengan I2 berwarna ungu.
2. I2 larut dalm kloroform atau karbon tetraklorida berwarna ungu.
• Indikator Redoks
Indikator redoks adalah indikator yang berwarna dalam bentuk oksidasinya berbeda dengan warna dsalam bentuk reduksinya. Contoh laruta difenilamin atau difenilbenisidin dalam asam sulfat pekat. Ferro-fenantrolin disebut juga ferroin.

• Indikator Spesifik
Yaitu zat yang bereaksi secara khas dengan salah satu pereaksi dalam titrasi menghasilkan warna. Contoh amilum membentuk warna biru dengan iodium, atau tiosianat membentuk warna merah dengan ion ferri.