Pertama mari kita pahami mengenai apa itu gravimetri. Gravimetri adalah cara analisis kuantitatif yang didasarkan pada berat tetap-nya. Bagian besar analis gravimetri menyangkut perubahan unsur atau gugus dari senyawa yang dianalisis menjadi senyawa lain yang murni dan stabil, sehingga dapat diketahui berat tetapnya.Berat unsur atau gugus yang dianalisis selanjutnya dihitung dari rumus senyawa serta berat atom penyusunnya.
Suatu metode analisis gravimetri didasakan pada reaksi kimia seperti :

aA + bB –> AaRr

Salah satu faktor penting dalam metode analisis gravimetri adalah harus terpenuhinya syarat-syarat sebagai berikut,agar analisis suatu senyawa secara gravimetri dapat dikatakan berhasil :

  1. Proses pemisahan analit yang dituju harus berlangsung secara sempurna sehingga banyaknya analit yang tidak terendapkan secara analitis tidak terdeteksi
  2. Zat yang ditimbang harus murni atau mendekati murni dan mempunyai susunan yang pasti. Jika syarat ini tidak terpenuhi maka akan menimbulkan kesalahan yang besar.

Setiap metode analisis pasti memiliki kelebihan dan kekurangan, Berikut adalah kelebihan dan kekurangan Metode gravimetri jika dibandingkan dengan metode analisis volumetrik:

  1. Dibandingkan analisis volumetrik, Analisis gravimetri memiliki kelebihan dimana penyusun yang dicari dapat diketahui pengotornya jika ada dan bila diperlukan dapat dilakukan pembetulan (koreksi)
  2. kekurangannya adalah cara analisis gravimetri ini memakan banyak waktu untuk melakukannya( time consuming)

Dalam Metode analisisi gravimetri ini digunakan alat-alat gelas maupun instrument sebagai berikut :

  1. gelas piala
  2. labu Erlenmeyer
  3. Corong : Harus disesuaikan dengan banyaknya zat yang disaring
  4. botol pencuci
  5. gelas pengaduk/batas pengaduk
  6. alat pemanas : Bunsen/meker,Electric oven,
  7. Eksikator : untuk mendinginkan krus yang habis dipijarkan atau krus penyaring setelah dikeringkan sampai suhu kering sama dengan suhu kamar\
  8. Krus
  9. segitiga
  10. Hot plate
  11. Steam-bath

nah, kalo syarat sudah terpenuhi dan alat-alat sudah lengkap, dibawah ini adalah teknik-teknik dalam gravimetri,

  1. Pengendapan
  2. penyaringan : bertujuan untuk mendapatkan endapan yang bebas dari larutan. Alat-alat yang biasanya digunakan dalam proses penyaringan adalah, kertas saring (pakai corong gelas),  Krus GOOCH dilapisi serat asbes. dan krus penyaring atau gelas sinter.
  3. Pencucian Endapan: bertujuan untuk membersihkan endapan dari cairan induknya yang selalu terbawa.
  4. Mengeringkan dan memaskan endapan: bertujuan untuk mendapatkan Bentuk endapan yang susunannya tetap sebelum ditimbang

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN ANALISIS GRAVIMETRI

1. Kelebihan
  • pengotor dalam sampel dapat diketahui
  • Mudah dilakukan
  • Hasil analisisnya spesifik dan akurat
  • Presisi
  • Sensitif
2. kekurangan
  • membutuhkan waktu yang cukup lama